Jakarta – Calon Anggota DPD RI DKI Jakarta, Syarief Hidayatullah mendukung penuh pernyataan Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan yang mengkritik proyek Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalimantan Timur yang sedang dibangun Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Pasalnya, hal itu disampaikan Anies Baswedan dalam beberapa kesempatan. Teranyar, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menyebut pembangunan IKN justru berpotensi menciptakan ketimpangan baru.

“Rakyat masih hidupnya susah, lebih baik prioritaskan penghapusan kemiskinan ekstrim dan stunting ketimbang bangun IKN. Buka lapangan pekerjaan seluas-luasnya, itu yang harus dilakukan saat ini. Tempatkan kepentingan rakyat diatas segalanya,” tegas Syarief yang juga Ketum GPMI, hari ini.

Selain Anies, ternyata Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga secara tegas menolak pemindahan ibu kota negara ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan. Presiden PKS Ahmad Syaikhu menegaskan jika PKS menang pemilihan umum atau pemilu 2024, maka partainya akan mempertahankan DKI Jakarta sebagai ibu kota negara.

Calon Senator ini mendoakan jika nanti Anies menjadi penguasa Republik ini bisa membatalkan pemindahan IKN yang dinilai tidak mendesak untuk dilakukan saat ini. Kata Syarief, ada masalah yang lebih penting perlu di urus oleh Pemerintah.

“Selain pengentasan kemiskinan yang kian melonjak, perlu juga pikirkan harga pangan meroket, utang numpuk, juga pemulihan ekonomi,” sambungnya.

Syarief kembali menegaskan bahwa proyek IKN adalah Mega proyek mubadzir yang sangat besar, kurang bermanfaat untuk menjawab persoalan saat ini yang dialami rakyat Indonesia. Bahkan proyek itu menjadi beban negara untuk saat ini.

“Masyarakat aja masih miskin, jalan-jalan dipedesaan banyak belum tersentuh, kok mau bikin Istana Besar. DKI Jakarta masih layak dan perlu dipertahankan sebagai Ibukota. Anies menang, IKN Batal harga mati,” pungkasnya.Dukung Anies & PKS Tolak IKN, Calon Senator Syarief Hidayatulloh: Rakyat Masih Miskin Kok Mau Bikin Istana Besar

Calon DPD RI Syarief Hidayatulloh: Anies Jadi Penguasa, IKN Batal !

Calon Senator H. Syarief Hidayatulloh: Sepakat dengan Anies & PKS, Tolak IKN Harga Mati !!

Jakarta – Calon Anggota DPD RI DKI Jakarta, Syarief Hidayatullah mendukung penuh pernyataan Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan yang mengkritik proyek Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalimantan Timur yang sedang dibangun Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Pasalnya, hal itu disampaikan Anies Baswedan dalam beberapa kesempatan. Teranyar, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menyebut pembangunan IKN justru berpotensi menciptakan ketimpangan baru.

“Rakyat masih hidupnya susah, lebih baik prioritaskan penghapusan kemiskinan ekstrim dan stunting ketimbang bangun IKN. Buka lapangan pekerjaan seluas-luasnya, itu yang harus dilakukan saat ini. Tempatkan kepentingan rakyat diatas segalanya,” tegas Syarief yang juga Ketum GPMI, hari ini.

Selain Anies, ternyata Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga secara tegas menolak pemindahan ibu kota negara ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan. Presiden PKS Ahmad Syaikhu menegaskan jika PKS menang pemilihan umum atau pemilu 2024, maka partainya akan mempertahankan DKI Jakarta sebagai ibu kota negara.

Calon Senator ini mendoakan jika nanti Anies menjadi penguasa Republik ini bisa membatalkan pemindahan IKN yang dinilai tidak mendesak untuk dilakukan saat ini. Kata Syarief, ada masalah yang lebih penting perlu di urus oleh Pemerintah.

“Selain pengentasan kemiskinan yang kian melonjak, perlu juga pikirkan harga pangan meroket, utang numpuk, juga pemulihan ekonomi,” sambungnya.

Syarief kembali menegaskan bahwa proyek IKN adalah Mega proyek mubadzir yang sangat besar, kurang bermanfaat untuk menjawab persoalan saat ini yang dialami rakyat Indonesia. Bahkan proyek itu menjadi beban negara untuk saat ini.

“Masyarakat aja masih miskin, jalan-jalan dipedesaan banyak belum tersentuh, kok mau bikin Istana Besar. DKI Jakarta masih layak dan perlu dipertahankan sebagai Ibukota. Anies menang, IKN Batal harga mati,” pungkasnya.

Temukan juga kami di Google News.