PASURUAN – Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat ditunjukkan komunitas game online Pasuruan Kota melalui pembacaan Ikrar Komunitas Game Online Pasuruan Kota dalam rangkaian Turnamen Mobile Legends Kapolres Pasuruan Kota Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 5–6 September 2026, tersebut digelar di Gedung Wicaksana Laghawa Polres Pasuruan Kota dan Cafe Cesa yang diikuti sebanyak 41 tim.
Pembacaan ikrar disaksikan langsung oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H., bersama para Pejabat Utama Polres Pasuruan Kota, Ketua Esports Pasuruan Kota serta anggota komunitas.
Dalam ikrar tersebut, komunitas game online Pasuruan Kota menyatakan komitmennya untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan Kota Pasuruan, serta membangun lingkungan komunitas yang positif, sehat dan bertanggung jawab.
Komunitas juga berjanji untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, baik secara langsung maupun melalui aktivitas di ruang digital dan media sosial.
Selain itu, mereka menyatakan siap menjadi bagian dari masyarakat dalam menjaga kondusivitas Kota Pasuruan, menjunjung tinggi sportivitas, menghormati sesama, menaati aturan, serta turut mencegah dan melaporkan setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban kepada pihak yang berwenang.
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H. mengapresiasi komitmen komunitas game online yang dituangkan melalui ikrar tersebut. Menurutnya, keterlibatan komunitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap terciptanya situasi yang kondusif.
“Pembacaan ikrar ini merupakan langkah positif. Komunitas game online tidak hanya menjadi wadah hiburan dan kompetisi, tetapi juga dapat berperan dalam menjaga persaudaraan, sportivitas dan kondusivitas di tengah masyarakat,” ujar Kapolres
Ia menambahkan, ruang digital juga perlu dijaga bersama agar tetap sehat dan tidak menjadi sarana penyebaran konten maupun aktivitas yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
“Kami mengajak seluruh komunitas untuk terus menjunjung sportivitas, menghormati sesama, menaati aturan dan menggunakan ruang digital secara bijak. Jadikan esports sebagai sarana mengembangkan potensi dan prestasi generasi muda,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem esports yang sehat sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan komunitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, dengan semangat “Jogo Jatim, Pasuruan Kota SAE.”
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota AKP AKP Dhecki Tjahyono Try Yoga.
selaku Ketua Panitia mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun komunitas esports yang positif.
“Esports ini bisa menjadi wadah untuk menyatukan kita, mempererat silaturahmi dan menyalurkan hobi secara positif. Kami berharap kegiatan seperti ini ke depan dapat digelar lebih meriah lagi dan semakin banyak peserta yang terlibat,” ujar AKP Dhecki Tjahyono Try Yoga.
Ia juga mengingatkan para peserta agar tidak terpengaruh oleh aktivitas game online yang memberikan dampak negatif serta dapat menggunakan perkembangan esports sebagai peluang untuk meraih prestasi.
“Kami berpesan agar teman-teman tidak terpengaruh game online yang berdampak negatif. Mari jadikan esports sebagai kegiatan yang sehat dan positif. Semoga ke depan teman-teman semua bisa menjadi atlet esports yang membanggakan,” tambahnya.


Tinggalkan Balasan