Jakarta — Asosiasi Perusahaan Migas Nasional (ASPERMIGAS) resmi mengukuhkan jajaran kepengurusan baru untuk periode 2026–2030 dalam sebuah acara yang digelar di Jakarta. Pengukuhan ini menjadi momentum strategis bagi organisasi dalam memperkuat peran perusahaan migas nasional di tengah dinamika industri energi global serta tantangan ketahanan energi Indonesia.

Dalam susunan kepengurusan baru tersebut, Dr. Rinto Agustino dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal ASPERMIGAS. Penunjukan ini diharapkan mampu memperkuat konsolidasi pelaku industri migas nasional sekaligus meningkatkan peran ASPERMIGAS sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengembangan sektor energi.

Ketua Umum ASPERMIGAS dalam sambutannya menegaskan bahwa organisasi ini memiliki peran penting dalam mendorong peningkatan kapasitas perusahaan nasional agar dapat berpartisipasi lebih besar dalam rantai nilai industri migas, baik di sektor hulu maupun pada sektor jasa penunjang.

Menurutnya, industri migas nasional membutuhkan kolaborasi yang kuat antara perusahaan nasional, pemerintah, serta seluruh pemangku kepentingan. ASPERMIGAS diharapkan mampu memastikan perusahaan nasional tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi tampil sebagai pemain utama dalam pembangunan sektor energi Indonesia.

Sementara itu, sebagai Sekretaris Jenderal, Dr. Rinto Agustino menegaskan komitmen organisasi untuk memperkuat konsolidasi pelaku usaha migas nasional serta meningkatkan peran strategis perusahaan dalam negeri dalam mendukung target produksi energi nasional.

Ia menilai, di tengah dinamika geopolitik global, fluktuasi harga energi, serta tuntutan transisi energi, industri migas nasional memerlukan strategi yang adaptif serta ekosistem industri yang lebih kuat dan kompetitif.

“ASPERMIGAS akan menjadi platform kolaborasi bagi perusahaan migas nasional untuk memperkuat daya saing, mendorong inovasi teknologi, serta memperluas kontribusi sektor migas terhadap ketahanan energi dan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Rinto.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penguatan perusahaan nasional di sektor migas merupakan kunci untuk menciptakan kemandirian energi sekaligus meningkatkan multiplier effect bagi perekonomian nasional, mulai dari penciptaan lapangan kerja, penguatan industri penunjang, hingga peningkatan investasi di sektor energi.

Ke depan, ASPERMIGAS akan memfokuskan program kerja pada penguatan kolaborasi antar pelaku industri, advokasi kebijakan yang mendukung perusahaan nasional, pengembangan kapasitas teknologi dan sumber daya manusia, serta peningkatan partisipasi perusahaan dalam negeri dalam proyek-proyek migas strategis nasional.

Pengukuhan kepengurusan periode 2026–2030 ini diharapkan menjadi titik awal baru bagi ASPERMIGAS untuk semakin aktif berkontribusi dalam membangun industri migas nasional yang kuat, berdaya saing global, serta menjadi salah satu pilar utama ketahanan energi Indonesia.

Temukan juga kami di Google News.