Jakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas memberikan dukungan tentang penggunaan hak angket oleh DPR RI yang diusulkan oleh Ganjar Pranowo.

“Saya setuju dengan penggunaan hak angket untuk kepentingan pemilu kedepan agar tidak semakin buruk kecurangannya, seharusnya PDI Perjuangan, Partai NasDem, PKB, PKS dan PPP harus mengungkapkan pelanggaran yang dianggap dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif secara tuntas.” tegas Fernando, hari ini.

Ia menilai kecurangan yang terjadi secara terstruktur, sistematis dan masif memang harus dituntaskan secepatnya agar tidak terulang di agenda pilpres atau pemilu selanjutnya.

“Kalau kelima partai tersebut tidak menuntaskan persolan kecurangan yang dilakukan secara khusu mengenai pilpres, maka akan sangat terbuka kemungkinan kecurangan pada pilpres yang akan datang akan lebih parah.” ungkap dia.

Fernando Emas mengkhawatirkan demokrasi Indonesia akan lebih buruk pada tahun-tahun yang akan datang jika tidak segera mengambil sikap. Ia juga yakin pertemuan Jokowi dan Surya Paloh baru-baru ini tidak mempengaruhi niatan NasDem bersama 4 partai lainnya dalam memperjuangkan hak angket.

“Sampai saat ini saya yakin Surya Paloh dan Partai NasDem masih tetap bersama empat partai lainnya memperjuangkan hak angket dan membongkar kecurangan pemilu terutama pilpres. Walaupun Surya Paloh sudah bertemu dengan Joko Widodo, saya yakin dan berharap ia masih tetap memperjuangkan demokrasi lebih baik dengan membongkar kecurangan pada pemilu yang diselenggarakan tanggal 14 Februari lalu.” tandasnya.

Temukan juga kami di Google News.