Jakarta – Ketua Serikat Mahasiswa Paramadina, Gusti Bagus Ferza Rama Ardhika menyikapi berbagai macam kebijakan Pemerintah yang dinilai merugikan.

Beberapa kebijakan pemerintah yang dituding merugikan rakyat adalah

1. RKUHP
2. UU Omnibus Law
3. Kenaikan Harga BBM
4. Penegakan Hukum
5. Pemberantasan Korupsi
6. Dan lain – lain

“Kami akan siapkan aksi untuk kawal kebijakan tersebut, karena sangat merugikan rakyat. Dan kenapa sampai saat ini dipertahankan,” tegasnya, hari ini.

Pihaknya juga mengeluarkan maklumat SEMA yang berisikan sebagai berikut :

Resmi mengesahkan RUU kontroversial Omnibus Law Cipta Kerja menjadi undang-undang baru. Menyikapi hal itu, Serikat Mahasiswa Paramadina menyatakan mosi tidak percaya terhadap keputusan tersebut dengan alasan sebagai berikut:

1. Pengesahan undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja terkesan dipaksakan, mengabaikan hak asasi manusia, dan mengesampingkan aspirasi rakyat kebanyakan.

2. Omnibus Law Cipta Kerja memiliki pasal-pasal kontroversial yang tidak berpihak pada kesejahteraan pekerja atau buruh dan cenderung berdampak pada pengrusakan lingkungan.

3. Perhatian utama pemerintah saat ini seharusnya difokuskan kepada sektor kesehatan rakyat daripada mengesahkan Omnibus Law. Oleh karenanya, SEMA Paramadina akan mencoba menempuh segala jalur termasuk berkolaborasi lintas BEM demi menyusun materi untuk pengajuan JR ke MK agar Omnibus Law Cipta Kerja dapat dibatalkan.

Temukan juga kami di Google News.