Jakarta – Polri beserta Instansi lainnya turut merasa senang telah mampu mengatasi berbagai situasi arus mudik pada saat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H lalu. Berbagai upaya serta langkah-langkah yang di siapkan telah mampu untuk dilaksanakan dan berdampak baik bagi masyarakat yang mudik.

Arus mudik yang berada di puncaknya pada tanggal 28-29 April menjadikan para personel Polri dan Pemangku kepentingan lainnya turut bekerja keras untuk membantu masyarakat agar bisa merasakan arus mudik yang lancar, aman, tertib dan sehat.

Berdasarkan uraian yang disampaikan langsung oleh Dirkamsel Korlantas Polri Brigjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, Pemudik 2022 ini mengalami peningkatan yang sangat siginifikan, berdasarkan kajian dan fakta di lapangan, peningkatannya sangat luar biasa setelah dua tahun ini tidak ada mudik.

Kepolisian bersama pemangku kepentingan lainnya mengambil langkah bersama agar bisa mudik aman, lancar dan sehat, dengan berbagai cara rekayasa arus seperti membuka sistem buka tutup gate (jalur), melakukan kanalisasi, melakukan tindakan pengalihan arus, sistem contra flow, one way serta sistem ganjil genap.

“Polri bersama pembantu kepentingan lainnya mengambil berbagai langkah untuk membantu masyarakat, terutama agar tidak terjadi kemacetan berkepanjang di jalan tol,karena kemacetan tidak sekedar masalah lalu lintas saja, kemacetan juga masalah sosial kemanusiaan.” Ucapnya saat dikonfirmasi pada Selasa, (03/05)

“Kita terus mencoba lakukan upaya-upaya yang ada agar mudik 2022 ini tetap bisa sehat, tidak cuma, aman, lancar dan tertib. Kita perlu sehat juga karena covid belum benar-benar berakhir”.

“Terimakasih untuk bantuan kerjasama para pemangku kepentingan serta masyarakat yang mudik telah mengikuti aturan dan pentunjuk dari petugas, terimakasih juga kepada para petugas yang telah menunjukan dedikasi dan kerja keras nya utnuk menjalankan tugas dengan baik, sehingga arus mudik 2022 menjadi lancar”. tutup Dirkamsel Korlantas Polri