JAKARTA — Kabar Komjen Suyudi Ario Seto disetujui DPR RI menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo ternyata mengejutkan keluarga besarnya di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

Paman Suyudi, Muhamad Ifan, mengatakan keluarga di Rangkasbitung baru mengetahui kabar tersebut melalui pemberitaan televisi pada Kamis (1/10/2026).

Menurut Ifan, sebelumnya tidak ada pembicaraan dari Suyudi maupun orangtuanya mengenai rencana pergantian Kapolri tersebut.

“Enggak ada, ibunya juga enggak ada ngabarin, dapat dari media saja, tentu kita sangat senang,” kata Ifan saat ditemui di rumah keluarga Suyudi di Rangkasbitung, Kamis.

Ifan menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan keluarga atas kepercayaan yang diberikan kepada Suyudi untuk memimpin Korps Bhayangkara.

Ia berharap Suyudi dapat menjalankan amanah tersebut dengan baik serta diberikan kesehatan dalam menjalankan tugas sebagai Kapolri.

“Lebih amanah, sehat, melaksanakan tugas,” ujar Ifan.

Rumah keluarga Suyudi yang didatangi merupakan rumah neneknya, Hj. Beti Anjani, yang disebut sebagai warga asli Rangkasbitung. Makam Hj. Beti Anjani juga berada di belakang rumah tersebut.

Meski memiliki hubungan keluarga dengan Rangkasbitung, Suyudi disebut tidak menghabiskan masa kecilnya di daerah tersebut. Ia lebih banyak tinggal bersama ayah dan ibunya di Jakarta.

Namun, Suyudi diketahui cukup sering berkunjung ke rumah neneknya di Rangkasbitung. Ia juga beberapa kali datang untuk berziarah ke makam sang nenek.

Menurut Ifan, kedatangan Suyudi ke Rangkasbitung terkadang dilakukan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada keluarga. Bahkan, ia disebut pernah datang pada malam hari.

“Kalau ziarah itu enggak ketahuan datangnya, tiba-tiba datang, kadang-kadang malam,” kata Ifan.

Disebut Tetap Sederhana

Ifan juga menceritakan bahwa Suyudi tetap bersikap sederhana ketika berkunjung ke rumah keluarga di Rangkasbitung.

Menurutnya, Suyudi tidak menunjukkan sikap sebagai pejabat ketika berada di lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar.

“Kalau ke rumah kan enggak pakai pakaian baju polisi. Baju preman lah,” ujar Ifan.

Keluarga pun berharap jabatan baru yang diemban Suyudi dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Suyudi sebelumnya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sebelum dipercaya menjadi calon tunggal Kapolri. DPR RI kemudian menyetujui Suyudi untuk menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai pimpinan tertinggi Polri.

Kepercayaan tersebut sekaligus membawa Suyudi ke puncak kariernya di Korps Bhayangkara setelah menjalani berbagai penugasan di lingkungan kepolisian.