Papua Barat – Penyelenggaraan kegiatan reses II untuk masa sidang II DPRK Teluk Wondama tahun 2026, berlangsung pada 10 Agustus 2026 di Balai Kampung Iriati Distrik Wasior Kabupaten Teluk Wondama Papua Barat. Pelaksanaan kegiatan ini sebagai tujuan menjalankan Fungsi dan Tugas dalam Pengawasan, Penjaringan dan Monitoring setiap aspirasi masyarakat dan bentuk kegiatan pembangunan yang berlangsung di kabupaten Teluk Wondama.

Adapun harapan dari unsur pimpinan wakil ketua III DPRK Teluk Wondama, Drs. Amos Waropen, “Kita sangat berharap pada giat reses saat ini peran DPRK dalam pengawasan, penjaringan dan monitoring dapat lebih tepat sasaran kepada kelompok masyarakat kawasan 3T (terluar, tertinggal, terabaikan) dalam sentuhan proses dinamika pembangunan Otonomi Khusus Papua untuk kategori wilayah kabupaten Teluk Wondama.” ungkapnya.

Melihat dari realitas kehidupan sosial masyarakat Wondama (OAP) di Kabupaten Teluk Wondama yang belum sepenuhnya merdeka, berdaya atas kebijakan Otonomi Khusus yang berlangsung 25 tahun ini, tentu hal ini perlu menjadi atensi serius oleh penyelenggara pemerintah daerah kabupaten Teluk Wondama.

Selama ini, DPRK Teluk Wondama senantiasa melaksanakan fungsi pengawasan, penjaringan, dan monitoring terhadap berbagai fenomena serta isu-isu terkini yang berkaitan dengan kondisi nyata pelayanan dasar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Reses ini kita monitoring pelayanan dasar yang bersentuhan langsung pada pencapaian/ketidakcapaian standar kesehatan, termasuk penataan proses hidup sehat dari standar lingkungan yang menjamin keseimbangan hidup yang bermartabat; kesetaraan dan keseimbangan kesejahteraan; keterjangkauan hidup keluarga masyarakat; serta tingkat kreativitas generasi usia sekolah melalui standar kualitas pendidikan yang layak, terukur, dan teruji.” tegas dia.

“Hal ini dirasa perlu guna menciptakan kualitas generasi bangsa yang berperikemanusiaan dan bermartabat, serta mencapai keadilan nasional secara merata di setiap daerah.” pungkas wakil ketua III DPRK Teluk Wondama dari jalur pengangkatan Otsus.