Jakarta – Menyambut peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah dalam upaya menjaga stabilitas sektor kelautan dan perikanan nasional. Dalam keterangan resminya, HNSI menegaskan komitmen untuk berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) khususnya di wilayah pesisir yang menjadi basis utama komunitas nelayan.

Bendahara Umum HNSI, menyampaikan bahwa HNSI mendukung langkah-langkah strategis pemerintah, termasuk kebijakan pengawasan laut, peningkatan kesejahteraan nelayan, serta penegakan hukum terhadap aktivitas ilegal di perairan Indonesia. Menurutnya, stabilitas dan keamanan di sektor kelautan merupakan bagian penting dalam mendukung kedaulatan pangan dan ekonomi biru nasional.

“HNSI berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan laut yang aman, bersih, dan produktif. Kami juga mengimbau seluruh jajaran HNSI di daerah untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan nelayan atau mengganggu kondusivitas menjelang May Day,” ujarnya.

Sebagai organisasi yang menaungi kepentingan nelayan dari Sabang sampai Merauke, HNSI juga menyatakan kesiapannya untuk menjaga situasi tetap kondusif di lapangan, serta aktif menyuarakan aspirasi nelayan melalui jalur dialog yang konstruktif bersama pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.

Dengan sikap tersebut, HNSI berharap momentum Hari Buruh Internasional 2025 dapat menjadi refleksi bersama untuk memperkuat kolaborasi dan keadilan sosial bagi seluruh pelaku sektor kelautan dan perikanan.

Temukan juga kami di Google News.