Jakarta – Ajakan dari kubu Prabowo-Gibran agar Pilpres berlangsung satu putaran mendapat perlawanan. Warganet melawan ajakan tersebut dengan gerakan Salam 4 Jari. Dua hari diciutkan, gerakan tersebut mulai menggema di jagat X.

Gerakan Salam 4 Jari mulai merayap di jagat X pada Jumat (26/1/2024) lalu. Salah satu akun yang mempopulerkan gerakan ini adalah Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) Gita Putri Damayana. Di akun X miliknya, @gitaputrid, Gita mengajak followers-nya melakukan aksi politik dengan simbol Salam 4 Jari.

Kata dia, Salam 4 Jari adalah untuk mendorong koalisi pasangan calon (paslon) capres-cawapres nomor urut 1 dan 3. Aksi ini juga untuk mencegah kecurangan dalam pemilu. “Sebuah ajakan salam 4 jari sebagai ekspresi politik bukan Prabowo-Gibran dari @johnmuhammad_,” cuit akun X @gitaputrid.

Gerakan tersebut mendapat ragam tanggapan dari warganet. Tak hanya merayap di jagat X, seruan Salam 4 Jari juga bergema di Instagram.

Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, mengaku belum tahu soal gerakan tersebut. Siapa yang menggagas dan dimunculkan siapa.

Meski begitu, Ketum PKB ini mengapresiasi kemunculan gerakan tersebut. “Ya pokoknya kita semua harus terus bergerak. Apapun cara kalian, mau pakai itu mau pakai yang lain yang penting kita tidak bisa membiarkan kemungkinan kepemimpinan ini salah,” kata Cak Imin, di Wonosobo, Sabtu (27/1/2024).

Jubir Timnas AMIN, Mardani Ali Sera ikut menyambut baik gerakan tersebut. Menurut dia, gerakan tersebut berasal dari rakyat yang jengah melihat situasi politik saat ini. “Saya pikir ini gerakan yang simpatik. Sama-sama ingin mengawal pemilu agar tidak terjadi kecurangan dan menjaga pemilu Luber dan Jurdil,” kata Mardani, Sabtu (27/1/2024).

Jubir TPN Ganjar-Mahfud, Masinton Pasaribu menilai, gerakan Salam 4 Jari adalah gerakan suara rakyat di akar rumput sebagai bentuk perlawanan terhadap kemunduran demokrasi. “Rakyat ingin persatuan untuk menjaga kedaulatan rakyat dan menjaga demokrasi dari tindakan-tindakan yang tidak beretika, tindakan-tindakan yang ingin mengangkangi demokrasi,” kata Masinton, di Jakarta, Sabtu (27/1/2024).

Soal harapan agar Ganjar dan Anies bersatu di putaran kedua, Masinton mengatakan, aspirasi itu bagian dari percakapan rakyat yang perlu dipertimbangkan.

Sementara itu, kubu Prabowo-Gibran santai saja menanggapi gerakan tersebut. Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie tidak mempersoalkan dan khawatir dengan gerakan tersebut. “Sesuai pesan Pak Prabowo, kita kampanye bersih, tidak curang, fair, dan tidak serang personal,” kata Grace, Sabtu (27/1/2024).

Menurut dia, gerakan tersebut makin meneguhkan semua kader dan relawan untuk memenangkan Prabowo-Gibran satu putaran.

Pendukung Prabowo, Bahlil Lahadalia menyampaikan hal serupa. Kata dia, pihaknya tidak gentar dengan gerakan tersebut. Ia menilai, gerakan tersebut muncul sebagai bentuk kepanikan.

“Ini ciri-ciri kalau orang mau kalah, itu selalu hati gelisah membuat deadlock, macem-macem, membuat forumnya tidak berjalan. Nah, pilpres atau pilkada ada juga,” kata Bahlil di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (27/1/2024).

Mungkinkah kubu 01 dan 03 berkoalisi? Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komaruddin menilai kemungkinan koalisi itu sangat kecil. Apalagi di dua kubu ada parpol yang sulit sekali untuk bekerja sama yaitu PDIP dan PKS. Namun menurut dia, dalam politik kemungkinan koalisi selalu terbuka. “Dalam politik selalu ada kemungkinan. Tapi saat ini mungkin peluangnya masih 50-50,” ujar Ujang.

Warganet ikut membicarakan gerakan tersebut. Ada yang mendukung, ada juga yang menanggapinya dengan biasa saja. Akun @yadzeey menilai gerakan tersebut menarik untuk diikuti. “Kita jaga bareng iklim demokrasi ini dari sekarang. Perjuangannya belum usai. Salam empat jari,” ujarnya.

Akun @actkeevi menyampaikan alasan serupa. “Ayo salam empat jari selamatkan demokrasi,” tuturnya. “Salam Jari Empat,” timpal @nickania. Akun @niakomalasari mengaku awalnya ingin golput. Namun, setelah muncul gerakan ini, ia berpikir untuk ikut nyoblos. “Satu atau tiga silahkan. Salam empat jari,” pungkasnya.

Temukan juga kami di Google News.