NTB – Ketua DPRD Provinsi NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda menyerukan kepada masyarakat NTB untuk tetap menjaga kondusivitas menjelang perhelatan pemilu 2024. Masyarakat diminta untuk tidak cepat terpengaruh dengan isu-isu atau hoaks yang sengaja disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.
Hal itu disampaikan oleh Isvie terutama ditujukan kepada dua kelompok masyarakat yang tengah berkonflik, yakni masyarakat Kelurahan Monjok dan Kelurahan Karang Taliwang Kota Mataram. Kedua belah pihak untuk menahan diri untuk melakukan tindakan-tindakan yang bica memicu konflik lebih besar.
“Saya atas nama pimpinan DPRD Provinsi NTB mengimbau kepada seluruh masyarakat NTB, khususnya masyarakat kelurahan Monjok dan kelurahan Taliwang untuk jangan terprovokasi oleh isu-isu atau hoaks yang beredar,” kata Isvie Senin, (9/10/2023).
Ia dengan tegas meminta kepada kedua kelompok masyarakat tersebut agar agar sama-sama mendukung upaya pemerintah daerah, khususnya aparat kemanan dalam menciptakan dan memelihara Kamtibmas. “Mari kita mendukung TNI serta Polri dalam menciptakan kondusivitas di daerah kita,” seru Isvie.
Lebih jauh disampaikan Isvie, suasana kondusif sangat dibutuhkan NTB mengingat dalam waktu dekat ini akan digelar event internasional MotoGP di Sirkuit Mandalika, dan tidak lama lagi akan memasuki tahapan puncak pemilu 2024 yang sangat membutuhkan situasi kondusif untuk memperlancar jalannya dua agenda tersebut.
“Jangan sampai hanya karena kesalahpahaman, karena informasi hoaks masyarakat berkonflik, dan membuat daerah kita menjadi tidak aman. Sebentar lagi kita akan menggelar event MotoGP dan Pemilu. Karena itu kepada semua pihak saya minta untuk bersama-sama menjaga kondusifitas daerah,” serunya.
Diketahui dalam rangka menciptakan kondusivitas di kelurahan Monjok dan Kelurahan Karang Taliwang tersebut, aparat kepolisian yang dibantu oleh TNI telah menerjunkan pasukan pengamanan. Aparat akan terus mengedepankan upaya-upaya persuasif dan penindakan tegas untuk memelihara Kamtibmas di Kota Mataram.


Tinggalkan Balasan