Jakarta – KEMAH Indonesia (Komite Pemuda Menjaga Hutan Indonesia) merespons pernyataan Denny Indrayana yang menyebut Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya (SN) akan dibidik kasus korupsi. Koordinator KEMAH Indonesia, Heru Purwoko, menyebytkan bahwa hal tersebut adalah berita bohong alias hoaks yang tak jelas asal-usul informasinya.

“Ini hanyalah berita bohong alias hoaks, yakni informasi menyesatkan yang dilontarkan dari Denny Indrayana.” ujar dia, hari ini (4/6/2023).

Menurutnya, Denny Indrayana hanya ingin membangun kesan jeleknya pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Denny Indrayana ini profesor yang hanya mencari sensasi murahan, yang bertujuan membangun image pemerintahan Jokowi saat ini tidak solid.” tandasnya.

Ia pun menegaskan bahwa KEMAH Indonesia percaya sepenuhnya kepada Menteri LHK Siti Nurbaya yang diberi amanat oleh Presiden Jokowi selama 2 Periode untuk memimpin KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan).

“Kami yakin Menteri Siti Nurbaya adalah sosok menteri di dalam kabinet pemerintahan Jokowi yang hanya fokus untuk bekerja menjalankan amanat dari Presiden Jokowi. Beliau bersih, lurus dan sama sekali tidak terkait dengan kasus manapun.” bebernya.

KEMAH Indonesia menilai komitmen tegas dari Menteri LHK Siti Nurbaya kepada jajarannya di KLHK yang selalu menekankan kepada bawahannya agar tidak melanggar hukum. Artinya beliau menegaskan agar jangan ada ruang gelap atau transaksi tersembunyi.

“Beliau juga terus mengarahkan agar tertib anggaran yang didukung tertib administrasi. Bukti nyata upayanya berkomitmen memerangi korupsi.” ungkap Heru Purwoko.

Heru juga menegaskan bahwa KEMAH Indonesia mendorong jajaran KLHK di bawah kepemimpinan Menteri Siti Nurbaya untuk terus maju fokus dan bekerja keras.

” Tetap tingkatkan capaian kinerja-kinerja positif yang selama ini diraih. Jangan terpengaruh berita hoaks yang diocehkan Denny Indrayana bahwa Menteri SN akan dibidik kasus hukum.” pungkas Heru.