Jakarta – Demonstrasi yang dilakukan oleh Abraham Samad cs terhadap lembaga antirasuah jangan membuat Abraham samad cs merasa paling bersih. Hal ini diungkapkan oleh Hari Purwanto, Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), melalui rilisnya hari ini (17/4/2023).

Hari mengingatkan bahwa di era KPK jaman Abraham Samad, pimpinan juga pernah bocorkan rencana tuntutan jaksa (rentut) Muhamad Nazarudin.

“Sebelum dituntut Nazarudin sudah tau berapa tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dan ini pengakuan jaksa kasus Nazarudin.” tegas Hari.

Hari juga menyinggung fakta terkait Abraham Samad. Diketahui, Abraham Samad dulunya juga menyelamatkan Pangeran Cikeas supaya bebas dari masalah hukum perkara korupsi Hambalang. Kebebasan Anas Urbaningrum baru-baru ini, disinyalir akan membuka kedok semuanya.

“Bebasnya Mas Anas Urbaningrum tentunya akan makin terbuka siapa saja yang ikut terlibat dan berkontribusi menjebloskan.” tandas Hari.

Hari juga ‘menguliti’ kelakuan Abraham Samad dengan membawa data-data korupsi Jusuf Kallla ke parpol pengusung Jokowi, karena Abraham Samad ambisi ingin menjadi Cawapres Jokowi tahun 2014.

“Jadi, agenda Abraham Samad cs mengkriminalisasi KPK saat ini memang memiliki muatan-muatan tertentu yang mencoba menutupi persoalan masa lalu disaat KPK dijadikan alat politik oleh dirinya, sehingga meminjam pepatah ‘Menepuk air di dulang, terpercik muka sendiri’.” pungkasnya.

Temukan juga kami di Google News.