Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini sedang dikriminalisasi oleh Kelompok Kriminalisasi (KEKI) yaitu lewat persoalan ngototnya Endar Priantoro yang dicopot dari posisinya sampai unjuk rasa para pendukung koruptor. Bahkan mantan komisioner KPK ikut turut serta mendiskreditkan KPK saat ini.

“Padahal sama-sama kita ketahui bahwa KPK bekerja secara profesional dan mentersangkakan dengan alat bukti dan bukan dengan opini.” tukas Hari Purwanto, Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR).

Hari menilai KPK dibawah kepemimpinan Firli Bahuri memang tak kenal lelah dalam melakukan pemberantasan korupsi. Ia mengakui bahwa KPK saat ini bekerja secara profesional sesuai ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan.

“Kinerja KPK menunjukkan bahwa tidak ada cacat hukum di akhir masa jabatan para pimpinan KPK karena kelima komisioner bekerja sesuai aturan dan mengacu pada payung hukum sehingga kompak dalam membuat keputusan.” tandas Hari.

Hari bersama publik meyakini bahwa setiap keputusan diambil secara bulat. Hari ini bisa dibuktikan oleh KPK dengan keberhasilan menangkap tangan bupati Meranti. Dan selama tiga bulan sejak Januari sd 31 Maret 2023, KPK belum melakukan tindakan tangkap tangan.

Hari juga menyinggung kondisi KPK yang saat ini sedang diterpa badai. Diketahui, KPK memang tengah jadi tujuan kriminalisasi bagi orang-orang dengan misi tertentu.

“Patut diduga digoyang dan dikriminalisasinya KPK saat ini dilakukan oleh orang-orang yang menjadi pelindung para koruptor atau disuruh koruptor dan dibayar dengan uang hasil korupsi. Mungkin mereka sangat kuatir kalau kelompoknya digelandang ke KPK.” tegas Hari.

Hari juga mengajak masyarakat terus mengawal kinerja KPK memberantas korupsi.

“Kini ada Kelompok Kriminalisasi (KEKI) ngotot untuk memasang orang di KPK sebagai pelindung orang korupsi. Segala cara dilakukan oleh para koruptor untuk menghancurkan KPK secara kelembagaan maupun lima komisioner yang bekerja saat ini. Mari kita bersatu padu dukung terus kerja KPK dan kita kawal KPK untuk membersihkan negeri ini dari korupsi. Cabik-cabiklah ragaku tapi semangat pemberantasan korupsi tidak pernah kalian mampu padamkan”. pungkas Hari.

Temukan juga kami di Google News.