Jakarta- Pada era saat ini content creator memiliki fungsi yang terbilang besar dalam berbagai aspek seperti sekarang ini, bahkan ada juga yang menyebut content creator sebagai penggerak suara rakyat bawah.

“Kalau kita lihat memang masyarakat lebih sering buka medsos dibanding nonton televisi, untuk itu memang penting ada yang bisa distribusikan konten positif ke platform digital,” kata Presiden Haidar Alwi Centre (HAC), Haidar Alwi, saat launching komunitas Jurnalis Content Creator Community (JCC) Network, Sabtu (13/11/2022).

Jadi lanjut Haidar, peran content creator, jurnalis, dan aktivis yang tergabung dalam JCC Network sangat dibutuhkan untuk menjaga semangat nasionalisme dan memerangi penyebaran paham radikal di ruang digital.

“Literasi digital meski terus dipupuk untuk fasilitasi penyebaran konten yang hambat pertumbuhan nasionalisme. Saya yakin kawan JCC Network bisa merealisasikannya,” tutup Haidar yang juga tokoh Toleransi Indonesia tersebut.

Tambahan informasi, ada kelompok jurnalis, content creator, dan aktivis berkumpul membentuk komunitas Jurnalis Content Creator Community (JCC) Network.

Koordinator JCC Network Willibrodus Nafie, mengatakan komunitas ini bakal konsen terhadap kajian dan diskusi kontinyu soal politik, humanisme, hingga ekonomi di tengah ruang media sosial yang memberikan kemudahan akses bagi para penggunanya.

Jadi, kelompok jurnalis, content creator, dan aktivis perlu berkolaborasi agar bisa memberi warna positif terhadap dunia media sosial di repubulik ini. Mengingat di era seperti saat ini, medsos tak sedikit membuat penggunanya kebablasan. Imbasnya mengarah pada tipis sopan santun bahkan lambat laun menggerus budaya asli Indonesia.