Tarakan, 21 Mei 2025 – Drs. KH. Abdul Samad, LC, M.Pd.I, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tarakan, menekankan pentingnya peran organisasi massa (Ormas) Islam dan masyarakat dalam menjaga ketertiban, keamanan, serta kerukunan di tengah keberagaman. Hal ini disampaikan dalam acara Silaturahmi MUI Kota Tarakan dengan pimpinan Ormas Islam dan Pesantren setempat, Rabu (21/5/2025).

Dalam sambutannya, KH. Abdul Samad mengingatkan agar Ormas Islam dan seluruh elemen masyarakat tidak terprovokasi oleh isu-isu yang memicu perpecahan. “Mari kita jaga keamanan, hindari tindakan anarkis, dan tidak mudah terpancing berita hoax yang dapat merusak persatuan,” tegasnya.

Tiga Poin Penting dari MUI Kota Tarakan
1. Peran Ormas dalam Menjaga NKRI
MUI mendorong Ormas Islam untuk aktif menjaga keutuhan NKRI, ketentraman, dan ketertiban masyarakat Tarakan. “Jangan sampai ada tindakan yang merugikan persatuan umat dan bangsa,” ujarnya.

2. Ajakan Bersikap Tenang dan Waspada Hoax
Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan kritis terhadap informasi yang berpotensi memecah belah. “Kita harus cerdas menyikapi dinamika sosial agar tidak terjebak dalam konflik,” jelasnya.

3. Jaga Kerukunan Intra dan Antarumat Beragama

KH. Abdul Samad menegaskan, kerukunan dan keharmonisan beragama adalah kunci situasi Kamtibnas (Keamanan dan Ketertiban Nasional) yang kondusif. “Kita bersaudara dan berpendidikan, mari rawat kebersamaan ini,” serunya.

Komitmen Bersama untuk Tarakan yang Kondusif
Sumber terpercaya menyatakan, kondisi damai di Kota Tarakan tidak lepas dari sinergi MUI, Ormas Islam, dan pesantren dalam mengedukasi masyarakat. Kegiatan silaturahmi ini menjadi bukti komitmen bersama dalam merawat perdamaian.