Jakarta – Awal pekan ini, 18 Desember 2023 malam, ramai kabar pencopotan sementara Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) Melki Sedek Huang. Ia diduga melakukan kekerasan seksual.

Kabar dugaan kekerasan seksual tersebut memang belum terbukti benar atau salah. Tapi banyak warganet yang sudah membanjiri kolom komentar dan pesan pribadi akun-akun media sosial mahasiswa Fakultas Hukum UI ini dengan hujatan dan tuduhan.

“Melihat banyak sekali akun yang berkomentar senada di Twitter dan Instagram, jelas ini adalah fitnah yang terstruktur dan kejam,” tulis Melki, dalam Instagram Story-nya, dikutip Rabu (20/12/2023).

Dalam Instagram Story itu, Melki menyertakan tangkap layar yang berisi notifikasi Instagram dengan komentar narasi serupa, yakni dugaan bahwa dia merupakan penyuka sesama jenis atau homoseksual.

Selain itu, banyak pula warganet yang memberikan komentar dengan kata-kata tidak senonoh.

“Pecinta sesama jenis kabarnya,” tulis pemilik akun @henni7*** dalam beberapa komentar di unggahan Instagram Melki.

“Sok mau jaga konstitusi, jaga k****l aja masih susah.. ayo serang netizen, sebelum komentar dibatasin,” kata @oppungduria***.

“Melki PK (Penjahat Kelamin) nikah aja bang kalo udah gak tahan lagi,” ujar @anitarahm***.

Sebaliknya, masih ada juga warganet yang percaya bahwa aktivis yang baru-baru ini mengkritik keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal batasan umur calon wakil presiden (cawapres), tidak melakukan kekerasan seksual.

Selain itu, para netizen juga meminta untuk membuat klarifikisi tentang isu miring soal dirinya ini. Kemudian, karena situasi makin memanas, beberapa warganet juga menyarankan masyarakat untuk tidak langsung menarik kesimpulan dari berita yang beredar.

Sebab, bisa saja dugaan kekerasan seksual yang dilakukan Melki ini adalah tuduhan bohong belaka, seperti yang pernah terjadi sebelumnya pada Ketua BEM Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Doni Setyawan.

“Ketebak komentarnya, ambil pelajaran dari kasus BEM UNY kemarin, jangan langsung pada percaya deh,” tulis @askh***.

“Melki ayo klarifikasi perihal tuduhan pelecehan seksual,” ujar @anitarac***.

“Maju terus mahasiswa jangan takut dibungkam” kata @callmeza***, mengacu pada dugaan pembungkaman mahasiswa-mahasiswa yang kritis saat masa Pemilu hampir tiba.

Temukan juga kami di Google News.