Senin (28/12/2020) – Ulama Pamekasan Madura terus berharap dan mendoakan agar Pamekasan aman dan kondusif. Sebelumnya kita diingatkan dengan pernah terjadinya aksi unjuk rasa disertai aksi persekusi di rumah Ibunda Menkpolhukam, Mahfud MD pada hari Selasa (1/12/2020) yang mendapat sorotan dari masyarakat khususnya Mankopolhulam Mahfud MD. Aksi tersebut membuat geram Mahfud dan masyarakat Indonesia yang merasa resah dengan aksi tersebut.

Hal senada juga disampaikan oleh Mat Sholeh, warga Pamekasan yang tidak habis pikir kenapa aksi persekusi tersebut bisa terjadi. Namun dirinya dan masyarakat Pamekasan bersyukur karena saat ini kondisi Pamekasan sudah aman. Hingga berita ini ditulis, belum lagi ada aksi unjuk rasa dari massa FPI dan ulama Madura yang melakukan aksi yang melibatkan jumlah massa besar seperti aksi tanggal 1 Desember kemarin.

Peran serta tokoh ulama, habaib, TNI-Polri dan beberapa elemen masyarakat Pamekasan dinilai penting oleh warga dalam menjaga keamanan di wilayahnya. “Jangan sampai terulang lagi mbak” adalah pesan Mat Sholeh kepada awak media saat diwawancara terkait dengan kondisi Pamekasan saat Natal dan menjelang Tahun Baru 2021. Mat menilai bahwa ulama dan habaib di Pamekasan pasti lebih mengedepankan keamanan dan ketertiban di wilayahnya sendiri.