JAKARTA – Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan Menteri Agama yang baru saja dilantik, Yaqut Cholil Qoumas atau biasa dikenal Gus Yaqut mengajak Majelis Ulama Indonesia ( MUI) dibawah komando KH. Miftachul Akhyar bersinergi dan bekerja sama dengan pemerintah untuk membantu pembangunan nasional dan mengawal kerukunan di Indonesia.

“Dalam melaksanakan perannya sebagai shadiqul hukumah, MUI harus mampu bekerjasama dengan pemerintah sebagai mitra dalam rangka mendukung pembangunan nasional untuk menyejahterakan rakyat,” kata Ma’ruf.

Hal itu disampaikannya saat acara Pengukuhan Dewan Pertimbangan dan Dewan Pimpinan serta Pengurus Komisi, Badan dan Lembaga MUI masa khidmat 2020 – 2025, di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (24/12/2020).

Menurut dia, bermitra dengan pemerintah merupakan keniscayaan mengingat kebanyakan yang dilakukan MUI adalah bagian dari pelaksanaan undang-undang (UU). Antara lain pelaksanaan UU tentang jaminan produk halal, ekonomi syariah, dan sebagainya.

“MUI juga telah menerbitkan fatwa-fatwa yang diminta oleh pemerintah seperti penanganan wabah Covid-19 termasuk masalah kehalalan vaksin, fatwa tentang lingkungan hidup, dan masih banyak lagi,” kata dia.

Sementara itu, Menag berharap peran MUI lebih luas dan tegas dalam mengawal kerukunan di Indonesia. Dikatakannya, keberlangsungan pembangunan nasional banyak dipengaruhi oleh meningkatnya kualitas kehidupan umat beragama. Karena itu, pembangunan tidak bisa berjalan lancar tanpa disertai terbangunnya kualitas kehidupan beragama.

“Keberagaman yang rukun, damai, dan sejahtera adalah faktor penting tercapainya pembangunan nasional. Dalam konteks inilah kita berharap peran MUI lebih luas dan tegas dalam mengawal kerukunan,” jelasnya.

Sementara itu, MUI memberikan taushiyahnya di akhir tahun 2020, salah satu poinnya adalah mendukung pemerintah soal pengembangan ekonomi Syariah di Indonesia. Kata MUI, pengembangan ekonomi Syariah di Indonesia dengan menginjeksikan anggaran yang lebih besar lagi khususnya bagi kalangan kecil.

“MUI juga mendorong pelibatan sebanyak mungkin komponen umat Islam dalam pengembangan ekonomi Syariah di Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, dalam kondisi pandemi Covid-19 yang masih merajalela di tahun 2020 maka MUI mendukung pemerintah untuk segera mengambil langkah-langkah untuk mengakhiri pandemi tersebut, dengan cara menyiapkan vaksin gratis bagi seluruh masyarakat. Seperti keputusan Presiden Jokowi yang akan memberikan vaksin gratis kepada masyarakat.

“Serta imbau seluruh masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” tukasnya.

Adapun Susunan Pengurus MUI 2020-2025 :

I. DEWAN PERTIMBANGAN
KETUA : PROF. DR. K.H. Ma’ruf Amin
Wakil Ketua :
– Prof. Dr. H. Syafiq A. Mughni, MA
– Drs. H. Zainut Tauhid Sa’adi, MSi
– Prof. Dr. K.H Didin Hafidhuddin, MSc
– Dr. H. Hamdan Zulfa, SH, MH
– KH Anwar Iskandar
– Habib Zein Umar bin Smith
– Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, SH
– Drs. KH. SadeLi Karim, Lc
– Drs. KH masdar F Mas ‘udi, MA
– Dr. KH. Abun Bunyamin, MA
– Dr. H. Ahmad Heryawan, Lc, MSi
– Prof. Dr. H. Masykuri Abdillah, MA
– KH. Muhyiddin Junaidi, Lc, MA

Sekretaris : PROF. DR. H. DADANG KAHMAD, MSI
Wakil Sekretaris :
– KH. Zulfa Mustofa
– Prof. Dr. H. Mukhtar Latif, M.Pd
– Prof. Dr. KH. Maman Abdurrahman
– Dr. H. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc, MA

Anggota : Ketua Umum Ormas Islam yang belum terwakili di jajaran wakil ketua.
II. DEWAN PIMPINAN
ketua umum : KH. MIFTACHUL AKHYAR
Wakil Ketua Umum :
– Dr. H. Anwar Abbas, MM, MAg
– Dr. KH. Marsudi Syuhud, MM
– H. Basri Bermanda, MBA

Ketua :
– MasdukiBaidlowi
– Dr. H. Yusnar Yusuf, MS
– Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA
– KH. Abdullah Jaidi
– Dr. KH. Afifuddin Muhajir, MA
– Dr. KH. M. Sodikun, MSi
– Dr. Ir. H. Lukmanul Hakim, MSi
– Sholahudin Al Aiyub
– Prof. Dr. Hj. Amany Lubis, MA
– KH. M. Cholil Nafis, Ph.D
– Dr. H. Jeje Zaenuddin, MAG
– Dr. KH. M. Asrorun Ni’am Sholeh, Lc, MA
– Dr. H. Sudarnoto Abdul Hakim, MA
– Prof. Dr. H. Utang Ranuwijaya, MA

Sekretaris Jenderal : DR. H. AMIRSYAH TAMBUNAN, MA
Wakil Sekretaris Jenderal :
– KH. Abdul Manan Ghani
– Dr. Habib Ali Hasan Bahar, Lc, MA
– Rofiqul Umam Ahmad
– M. Azrul Tanjung, SE, MSi
– H. Asrori S. Karni, SAG, MH
– Dr. H. Ikhsan Abdullah, SH, MH
– Arif Fahrudin, MAg
– Drs. H. Muhammad Ziyad, MA
– H. isf ah Abidal Aziz, SHI
– Dr. Hj. Badriyah Fayumi, Lc, MA
– Drs. H. Pasni Rusli
– KH. Abdul Ghofurrozin, M.Ed
– Prof. Dr. Hj. Valina Singka Subekti, MSi
– Dr. KH. Ahmad Fahrur Rozi Burhan M.Pd

Bendahara Umum : H. MISBAHUL ULUM, MSI
Bendahara :
– Dr. H. Eman Suryaman, MM
– Dr. H. Rahmat Hidayat, SE, MT
– Hj. Trisna Ningsih Yuliati Djuwaeli, SE, MM s
– H. Jojo Sutisna
– Erni Juliana Al Hasanah Nasution, SE, MAk

Ditetapkan di Jakarta tanggal 1 Desember 2020 oleh Sekjen MUI, H. Amirsyah Tambunan, MA