Kritisi DSKS, Pemuda Moeslim Jayakarta: Warga Solo Harus Lawan ! Jaga Situasi Kondusif

SOLO – Pemuda Moeslim Jayakarta (PMJ) mengkritisi keberadaan Ormas Solo mengatasnamakan Dewan Syariah Kota Surakarta atau DSKS yang kerap memprovokasi masyarakat untuk melakukan perlawanan kebijakan pemerintah. Terbaru, memprotes logo HUT RI yang mirip Salip.

“Aneh-aneh saja ini, menggiring opini negatif untuk menyerang pemerintah melalui logo HUT RI. Ada upaya memprovokasi masyarakat,” tegas Ketua PMJ Muhammad Reza, hari ini.

Lebih lanjut, Muhammad Reza mengajak warga Solo untuk bersama-sama melawan upaya provokasi yang diciptakan oleh ormas tersebut. Apalagi, kata dia, muncul jejak digital jika Ketua DSKS Solo adalah kakak dari Algojo ISIS asal Indonesia jebolan LIPIA.

Bahkan, dalam sebuah tayangan video saat Pemilu 2019, menggiring opini ada perang ideologi antara Pancasila dan Khilafah.

“Sikap mereka kerap mengundang perhatian masyarakat Indonesia. Dan ini kontroversial. Berafiliasi dengan kelompok teroris ISIS,” jelasnya.

“Warga Solo jangan mau tergiring, upaya DSKS yang mengarah ke Suriah,” ujarnya lagi.

Lebih jauh, Reza berpesan agar ormas tersebut tidak terus-terusan menciptakan narasi negatif menyerang pemerintah dengan memprovokasi masyarakat Solo.

“Mari sama-sama menciptakan situasi kondusif di wilayah Solo, dan jaga ketentraman. Jangan membuat gaduh dan menciptakan provokasi menentang pemerintah,” pungkasnya.