JAKARTA – Perkumpulan Muda Indonesia (PERMINDO) menyayangkan dengan adanya aksi intoleransi penolakan penguburan warga korban Covid-19 di beberapa daerah.
Makanya, Ketua Umum PERMINDO Putri Khairunnisa menyerukan kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian agar mengeluarkan surat edaran kepada Pemda, Pemkab, Pemkot dan Asosiasi Pemerintahan Desa se Indonesia, untuk mencegah terjadinya segala aksi intoleransi penolakan penguburan jenazah korban Covid-19.
“Jangan biarkan aksi penolakan penguburan jenazah Corona berkelanjutan. Mendagri harus gerak cepat dengan mengeluarkan surat edaran kepada jajarannya,” ungkap Nisa, hari ini.
Selain itu, aktivis muda ini juga menyerukan kepada Kapolri, bersikap dan inisiatif memberikan pengawalan kepada seluruh proses penguburan jenazah korban Covid-19.
“Agar tidak merusak aksi solidaritas nasional melawan Covid-19 dan mengganggu program penanganan Covid-19,” ujarnya lagi.
Ia juga mengingatkan agar generasi muda influenser medsos, untuk terus memviralkan video aksi-aksi intolerasi penolakan penguburan jenazah korban Covid-19, agar mendapat perhatian negara dan publik nasional.
“Semoga negara hadir untuk memberikan solusi konkret menyikapi banyaknya penolakan jenazah korban Corona,” pungkasnya.