Solo – Majelis Tafsir Al Quran (MTA) Solo Raya melalui Ketuanya Ustad Suhadi menyatakan menolak politisasi agama dalam bentuk apapun untuk kepentingan kelompok.

“Kami menolak politisasi agama untuk kelompok. Kami juga menolak adanya pihak yang memanfaatkan agama untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya sehingga dapat memecah belah persatuan umat dan NKRI,” himbaunya di Solo, hari ini.

Disinggung tentang keikutsertaan ormas MTA dalam perpolitikan lokal Solo Raya dan Nasional, dengan tegas menjawab tidak akan ikut serta.

“Atas nama pribadi dan organasasi MTA Solo Raya, kita tidak ikut serta dalam menyikapi polemik ceramah Gus Muwafiq,” katanya.

Ormas MTA Solo Raya juga menegaskan akan kembali ke khittah awal dan tidak mau terlibat dan terjun dalam dunia politik.

“Kami juga atas nama Pengurus Pusat MTA yang memiliki lebih dari 1 juta jamaah di wilayah Solo Raya dengan tegas kembali ke khittah amal ma’ruf nahi munkar, dengan tegas tidak melibatkan diri dan terlibat dengan politik praktis,” tutupnya.