JAKARTA – Kelompok mahasiswa mengatasnamakan Border Rakyat (BORAK) ikut menyoroti gerakan mahasiswa yang rencana akan turun ke jalan, Kamis (17/10) siang.

Pasalnya, aksi unjuk rasa yang bakal digelar di depan Istana Negara tersebut bertepatan dengan berlakunya Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) hasil revisi.

Koordinator BORAK Natado Putrawan menegaskan bahwa penerbitan Perppu KPK oleh Presiden Jokowi adalah harga mati.

“Harusnya Presiden Jokowi berani segera mengambil langkah menerbitkan Perppu besok, sesaat setelah revisi UU KPK disahkan,” ungkap Natado, hari ini.

Menurutnya, Perppu adalah sesuatu yang diterbitkan dengan keadaan genting apalagi sudah ada martis atas nama perjuangan penolakan terhadap pelemahan KPK.

“Apa tidak cukup 5 nyawa kawan kami melayang? Presiden Jokowi harus sadar, bahwa KPK adalah lembaga yang paling dipercaya saat ini, bahkan KPK lebih dipercaya daripada lembaga Kepresidenan,” sebutnya.

BORAK berkomitmen tetap akan konsisten turun ke jalan untuk mendesak Perppu KPK, dan mendukung upaya Judicial Review di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Sambil paralel kami akan dukung kawan-kawan yang sudah memohonkan JR terhadap disahkannya revisi UU KPK,” tandasnya.