Rimanews.id – Jelang Pemilu 2024, berbagai isu akan sengaja di muncul untuk mengganggu jalannya pesta demokrasi di tanah air. Ketua Barisan Aktivis Timur (BAT) Priskolin Mare menyebut isu hoaks adanya serbuan WNA China untuk ikut Pemilu 2024 tidak menutup kemungkinan akan dijadikan sebagai bahan untuk mendeskreditkan penyelenggara Pemilu.

“Kami prediksi isu TKA China yang terus berdatangkan ke Indonesia akan digoreng dan dikaitkan dengan Pemilu 2024,” tegas pria yang akrab disapa Riko, hari ini.

Menurutnya, berkaca dari Pemilu sebelumnya yakni tahun 2019 gorengan isu terkait China selalu gentayangan berseliweran di media sosial. Dan saat ini isu tersebut sudah mulai di produksi dengan menaikkan framing isu Partai Komunis Indonesia (PKI) yang identik dengan Partai Komunis Cina.

“Isu rempang saat ini dimanfaatkan untuk menyerang Pemerintahan Jokowi dan dikaitkan dengan China dan PKI. Apalagi, kelompok-kelompok tersebut kerap memainkan isu dikaitkan dengan momentum. Dan bulan September ada momen sakral yakni peristiwa G30S/PKI dan Pemilu,” sebutnya.

Selain itu, lanjut dia, isu yang sudah banyak berseliweran dan di goreng akhir-akhir ini adalah Polisi berbahasa mandarin, dan juga proyek Cepat Jakarta-Bandung dan IKN yang disebut titipan China.

“BAT akan terus mengingatkan kepada Pemerintah agar mewaspadai serbuan hoaks isu-isu yang berkaitan dengan TKA maupun WNA China di media sosial jelang Pemilu 2024. Tujuannya kelompok ini adalah ganggu terselenggara nya Pemilu,” pungkasnya.